<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>

<channel>
	<title>Serumpun Bambu</title>
	<atom:link href="http://serumpunbambu.dagdigdug.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://serumpunbambu.dagdigdug.com</link>
	<description></description>
	<pubDate>Mon, 01 Jun 2009 06:19:00 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Planet Misterius Mengancam Bumi</title>
		<link>http://serumpunbambu.dagdigdug.com/2009/06/01/planet-misterius-mengancam-bumi/</link>
		<comments>http://serumpunbambu.dagdigdug.com/2009/06/01/planet-misterius-mengancam-bumi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Jun 2009 06:19:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andreassp</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<category><![CDATA[ramalan Kiamat tahun 2053]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://serumpunbambu.dagdigdug.com/2009/06/01/planet-misterius-mengancam-bumi/</guid>
		<description><![CDATA[Jika kita rajin mendengar keterangan-keterangan dari web NASA, mereka pernah mengatakan bahwa sudah banyak planet yang berbalik arah putar, jika pada planet bumi kita ini matahari masih terbit dari arah timur, maka beberapa tahun ini terdapat fenomena baru yang menurut mereka planet lain sudah mulai berbalik arah dan matahari terbit dari arah barat. Dari sisi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jika kita rajin mendengar keterangan-keterangan dari web NASA, mereka pernah mengatakan bahwa sudah banyak planet yang berbalik arah putar, jika pada planet bumi kita ini matahari masih terbit dari arah timur, maka beberapa tahun ini terdapat fenomena baru yang menurut mereka planet lain sudah mulai berbalik arah dan matahari terbit dari arah barat. Dari sisi ilmiah, inilah pertanda akhir zaman mendekati kiamat, sebagaimana petunjuk dari Rasullullah shallallahu ‘alaihi wassalam. Adalah kemudian menurut para ilmuwan dari sekian banyak planet yang berbalik arah putar, mereka menemukan adanya planet dari galaxy lain yang bergerak memasuki orbit dalam solar system kita.Planet baru ini kemudian diberi nama PLANET X (NIBIRU).</p>
<p>Planet X ini tertarik (ditarik) oleh gaya grafitasi matahari yang besar dalam tata surya kita, sehingga kemudian ia masuk ke dalam orbit planet-planet dalam keadaan berbalik arah, dan suatu masa nanti planet X akan bertabrakan dengan bumi. Ilmuwan menyebut 50 tahun lagi planet X (Nibiru) ini akan memasuki orbit tata surya kita, sejak ia ditemukan tahun 2003 lalu. Berarti kiamat boleh terjadi pada 2053? ALLAH-lah pemilik-NYA. Manusia hanya diberi mata, otak dan akal untuk melihat tanda-tanda kebesaran ALLAH subhanahu wa ta’ala.</p>
<p>Lintasan Planet Nibiru (Planet X/Planet kesepuluh) ke dalam tata surya merupakan bukti ketidakterhinggaan semesta yang berperan mendatangkan kiamat di bumi. Gempa-gempa bumi terkuat dalam sejarah manusia modern akan terjadi di seluruh dunia. Setelah inti bumi berhenti bergerak untuk sejajar dengan medan magnet Planet X, kekuatan jangkauan gempa bisa lebih besar dari 9 skala Richter, meskipun akan dirasakan berbeda di berbagai tempat di dunia, tergantung pada konfigurasi batu di bawahnya. Gunung es di kutub Antartika membelah dan mencair, menimbulkan gelombang pasang yang dahsyat, membawa hanyut apa saja yang disapunya. Gelombang tsunami menjadi monster abad ini. </p>
<p>Bencana dahsyat bumi itu diperkirakan karena Planet X melintasi tata surya. Planet X pada masa ini memang sedang melewati orbit bumi. Planet X itu adalah planet humongous (tak terkira besarnya) yang memiliki massa seratus kali lipat lebih besar daripada bumi. Inti magnetisnya sedemikian dahsyat kekuatannya sehingga bertabrakan dengan medan-medan magnet planet lain dalam tata surya.</p>
<p>PERBANDINGAN BESAR PLANET BUMI DIBANDING PLANET X (NIBIRU)</p>
<p>Gangguan elektromagnetis atas planet-planet lainnya itulah yang mendasari para ahli perbintangan modern melacak eksistensi Planet X. Adalah perubahan itu memang dapat dianggap disebabkan oleh melintasnya Planet X. Apapun dugaannya, yang pasti, dari penelitian terakhir barulah dapat diketahui bahwa Planet X itu benar-benar terdeteksi sebagai penyebab perubahan maha dahsyat di bumi secara positif. Bagaimana mungkin planet yang sedemikian jauhnya dapat memicu perubahan cuaca dan efek-efek bumi lainnya yang terkait?</p>
<p>Matahari yang mengatur medan magnet bumi terhalang oleh lintasan Planet X. Gerakan Planet X yang memasuki tata surya telah menyebabkan inti bumi memanas akibat adanya tambahan gerakan berputar di dalamnya. Saat inti bumi terpengaruh menyelaraskan dirinya dengan ekuilibrium yang ada dalam tata surya, inti bumi yang memanas itulah yang membawa pada pola-pola cuaca yang tak dapat diperkirakan dan meningkatkan aktifitas gunung-gunung berapi serta seismik.</p>
<p>Inti bumi yang memanas mengakibatkan peningkatan bertahap pada aktifitas seismik dan gunung berapi. Gempa-gempa pun sering terjadi. Daerah pegunungan terancam bahaya lahar. Panas dari inti bumi juga dikeluarkan melalui selimut bumi dan pada akhirnya mencapai lapisan bumi di mana dasar laut pun ikut menghangat. Laut-laut yang menghangat akan membuat perubahan pada arus-arus laut, curah hujan dan pola-pola meteorologis lainnya.</p>
<p class="akst_link"><a rel="nofollow" href="http://serumpunbambu.dagdigdug.com/?p=8&amp;akst_action=share-this"  title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_8" class="akst_share_link">Berbagi</a>
</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://serumpunbambu.dagdigdug.com/2009/06/01/planet-misterius-mengancam-bumi/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Ramalan 2012, 21 Desemeber 2012 Jam 11 Malam</title>
		<link>http://serumpunbambu.dagdigdug.com/2009/06/01/ramalan-2012-21-desemeber-2012-jam-11-malam/</link>
		<comments>http://serumpunbambu.dagdigdug.com/2009/06/01/ramalan-2012-21-desemeber-2012-jam-11-malam/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Jun 2009 05:47:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andreassp</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<category><![CDATA[ramalan 2012]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://serumpunbambu.dagdigdug.com/2009/06/01/ramalan-2012-21-desemeber-2012-jam-11-malam/</guid>
		<description><![CDATA[Anda mungkin pernah mendengar mitologi peradaban China,Mesir,Sumeria,Yunani,dsb. Dikisahkan didalam beberapa mitologi-mitologi tsb bahwa bumi ini pernah dilanda banjir dahsyat yang mengerikan,hampir semua peradaban-peradaban zaman dulu ada cerita tentang bencana yang satu ini,misalnya diantara lebih dari 130 suku Indian di Benua Amerika hampir tidak ada suku yang tidak memitoskan banjir dasyat sebagai topik.
Kalau mau lebih mudahnya,coba [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Anda mungkin pernah mendengar mitologi peradaban China,Mesir,Sumeria,Yunani,dsb. Dikisahkan didalam beberapa mitologi-mitologi tsb bahwa bumi ini pernah dilanda banjir dahsyat yang mengerikan,hampir semua peradaban-peradaban zaman dulu ada cerita tentang bencana yang satu ini,misalnya diantara lebih dari 130 suku Indian di Benua Amerika hampir tidak ada suku yang tidak memitoskan banjir dasyat sebagai topik.</p>
<p>Kalau mau lebih mudahnya,coba ingat-ingat Kisah Nabi Nuh (Noah).Dikisahkan didalam Al-Qur&#8217;an maupun Bible, bahwa seluruh peradaban manusia pada saat itu musnah,terkecuali bagi orang-orang yang percaya pada ajaran Alllah yang disampaikan oleh Nabi Nuh yang selamat dari bencana air bah yang maha dasyat itu.</p>
<p>Di sekitar pedalaman kaki Gunung Himalaya, Tibet misalnya, orang-orang menjumpai sebuah suku, keturunan dan rupa mereka hampir mirip dengan orang Yunani. Konon katanya, mereka adalah orang-orang yang beruntung masih hidup atas peristiwa banjir yang dahsyat itu.</p>
<p>Pada tahun 1986, kantor berita pemerintah Turki menyatakan bahwa 5.200 meter di atas permukaan laut puncak gunung (Ararat), telah ditemukan sebuah benda yang mirip dengan perahu Nabi Nuh yang berbentuk persegi empat, lalu mengambil gambarnya dari angkasa, dan panjang perahunya sesuai dengan yang dicatat dalam kitab suci.</p>
<p>Menurut penuturan dari Mister Li Hongzi (pendiri Fulun Gong/Fulun Dafa) dalam ceramah Alam Semesta-nya,Beliau menuturkan bahwa peradaban dimuka bumi ini setidaknya telah dihancurkan kurang lebih sebanyak empat kali oleh Sang Pencipta.<br />
Dan,pada saat era dimana kita hidup sekarang ini, merupakan masa kehidupan peradaban umat manusia ke-5 dibumi.</p>
<p>Lalu kenapa manusia bisa mengalami bencana itu? Mitologi dari setiap negara mempunyai penjelasan yang sama terhadap hal ini. Semua ini dikarenakan kemerosotan dan kebejatan manusia, lalu Sang Penguasa Alam Semesta memutuskan untuk menghukum manusia.</p>
<p>Mengenai penggambaran atas peristiwa dimusnahkannya beberapa peradaban-peradaban manusia masa silam ,sebenarnya bisa kita peroleh penjelasannya dari beberapa Hadist.<br />
Pernah aq membaca sebuah hadist riwayat (lupa tapi hadist riwayat siapa),disitu dikisahkan pada zaman nabi-nabi terdahulu,ada yang disebut sebagai zaman edan dan zaman apa gitu deh (intinya setiap manusia pada zaman ini kembali fitrah), sehabis zaman edan akan kembali lagi ke zaman fitrah sampai saatnya tiba alam semesta ini benar-benar akan dihancurkan secara keseluruhan.<br />
Nah, dari isi hadist tsb dapat kita peroleh penjelasan,bahwa ketika suatu zaman dimana manusia telah menunjukkan kemerosotan moral yang luar biasa (zaman edan),Sang Penicipta memutuskan untuk mengahiri peradaban tersebut dengan mengirimkan beberapa bencana besar yang ahirnya mengakhiri kehidupan dimuka bumi pada saat itu.<br />
Hanya beberapa oranglah yang disisakan untuk memulai peradaban baru selanjutnya.Pada waktu peradaban baru ini lahir,hati orang-orang yang berhasil terselamatkan tersebut kembali dalam keadaan bersih/fitrah (setelah bertobat) karena telah disadarkan oleh rentetan bencana mengerikan yang menimpanya dimasa silam.</p>
<p>Siklus seperti itu terus menurus berlangsung sampai pada masa peradaban kita saat ini (masa peradaban umat manusia ke-5/matahari ke-5).<br />
Pada saat ini,dimana tanda-tanda zaman edan telah dapat terlihat dengan begitu jelas,mungkin kembali saatnya peradaban pada saat ini harus kembali diakhiri,dan akan digantikan dengan sebuah peradaban baru yang tidak ada hubungannya sama sekali dengan peradaban sebelumnya.(mungkin manusia-manusia yang akan datang akan mengenal sisa-sisa peradaban kita sebagai sebuah peradaban maju yang hilang ditelan masa,seperti halnya kisah mengenai peradaban Atlantis dan Lemuria yang tenggelam dimasa silam)</p>
<p>Kini muncul pertanyaan,apa hubungannya peradaban ke-5 dimuka bumi ini dengan tahun 2012?</p>
<p>Mayan Calendar<br />
Pada sistem penanggalan didalam Kalender Bangsa Maya/Maya Calendar yg merupakan kalender paling akurat sampe sekarang yg pernah ada di bumi.(Perhitungan Maya Calendar dari 3113 SM sampai 2012 M)<br />
,mereka (Bangsa Maya) menyatakan pada tahun 2012,tepatnya tanggal 21 Desember 2012,merupakan &#8220;End of Times&#8221;.<br />
Maksud dari End of Times itu sendiri masih diperdebatkan oleh para ilmuwan, dan arkeolog.</p>
<p>Ada yang menyatakan bahwa maksudnya adalah :</p>
<p>1. Berhentinya waktu (bumi berhenti berputar)<br />
2. Peralihan dari Zaman Pisces ke Aquarius<br />
3. Peralihan dari Abad Silver ke Abad keemasan<br />
4. End of Times = End of the World as we know it<br />
5. Akan ada sebuah galactic Wave yang besar, yang memberhentikan semua kegiatan di muka bumi ini, termasuk kemusnahan manusia<br />
6. Perubahan dari dimensi 3 ke dimensi 4, bahkan 5<br />
7. Kehidupan manusia meningkat dari level dimensi 3, ke 4, DNA manusia meningkat dari strain 2 ke 12, sehingga manusia dapat menggunakan telepati bahkan telekinesis<br />
8. Ada yang menyatakan tidak akan terjadi apa-apa<br />
9. Ada yang menyatakan waktu sudah tidak akan berlaku, jadi waktu tidak linear, tetapi bisa berubah2, sesuai dengan waktu yang kita alami, karena ditemukannya mesin waktu<br />
10. Ditemukannya mesin waktu dan stargate<br />
11. Manusia sudah dapat melakukan transportasi ke galaxi lain, melalui stargate<br />
12. Bangkitnya messiah, yang akan menyelamatkan manusia dari kehancuran<br />
13. Kebangkitan Isa AS / Jesus<br />
14. First Contact pertama kali peradaban manusia dengan Alien/UFO<br />
15. Manusia bergabung dengan komunitas antar galaxi pertama kali, manusia = galaxy being.</p>
<p>Dalam kalender bangsa Maya yang sangat tersohor itu, diramalkan bahwa pada periode 1992-2012 bumi akan dimurnikan, selanjutnya peradaban manusia sekarang ini akan berakhir dan mulai memasuki peradaban baru.</p>
<p>Dalam sejarah peradaban kuno dunia, bangsa Maya dikenal menguasai pengetahuan tentang ilmu falak yang khusus dan mendalam, sistem penanggalan yang sempurna, penghitungan perbintangan yang rumit serta metode pemikiran abstrak yang tinggi. Kesempurnaan dan akurasi dari pada penanggalannya membuat orang takjub.</p>
<p>Sekelompok masyarakat yang misterius ini tinggal di wilayah selatan Mexico sekarang (Yucatan) Guetemala, bagian utara Belize dan bagian barat Honduras. Banyak sekali pyramid, kuil dan bangunan-bangunan kuno yang dibangun oleh Maya yang masih dapat ditemui di sana. Banyak juga batu-batu pahatan dan tulisan-tulisan misterius pada meja-meja yang ditinggalkan mereka.</p>
<p>Para arkeolog percaya bahwa Maya mempunyai peradaban yang luar biasa. Hal itu bisa dilihat dari peninggalannya seperti buku-bukunya, meja-meja batu dan cerita-cerita yang bersifat mistik. Tetapi sayang sekali buku-buku mereka di perpustakaan Mayan semuanya sudah dibakar oleh tentara Spanyol ketika menyerang sesudah tahun 1517. Hanya beberapa tulisan pada meja-meja dan beberapa system kalender yang membingungkan tersisa sampai sekarang.</p>
<p>Seorang sejarahwan Amerika, Dr. Jose Arguelles mengabdikan dirinya untuk meneliti peradaban bangsa ini. Ia mendalami ramalan Maya yang dibangun di atas fondasi kalender yang dibuat bangsa itu, dimana prediksi semacam ini persis seperti cara penghitungan Tiongkok, ala Zhou Yi. Kalendernya, secara garis besar menggambarkan siklus hukum benda langit dan hubungannya dengan perubahan manusia.<br />
Dalam karya Arguelles, The Mayan Factor: Path Beyong Technology yang diterbitkan oleh Bear &amp; Company pada 1973, disebutkan dalam penanggalan Maya tercatat bahwa sistim galaksi tata surya kita sedang mengalami �The Great Cycle� (siklus besar) yang berjangka lima ribu dua ratus tahun lebih. Waktunya dari 3113 SM sampai 2012 M. Dalam siklus besar ini, tata surya dan bumi sedang bergerak melintasi sebuah sinar galaksi (Galatic Beam) yang berasal dari inti galaksi. Diameter sinar secara horizontal ini ialah 5125 tahun bumi. Dengan kata lain, kalau bumi melintasi sinar ini akan memakan waktu 5125 tahun lamanya.</p>
<p>Orang Maya percaya bahwa semua benda angkasa pada galaksi setelah selesai mengalami reaksi dari sinar galaksi dalam siklus besar ini, akan terjadi perubahan secara total, orang Maya menyebutnya, penyelarasan galaksi (Galatic Synchronization). Siklus besar ini dibagi menjadi 13 tahap, setiap tahap evolusi pun mempunyai catatan yang sangat mendel. Arguelles dalam bukunya itu menggunakan banyak sekali diagram-diagram untuk menceritakan kondisi evolusi pada setiap tahap. Kemudian setiap tahap itu dibagi lagi menjadi 20 masa evolusi. Setiap masa itu akan memakan waktu 20 tahun lamanya.</p>
<p>Dari masa 20 tahun antara tahun 1992-2012 itu, bumi kita telah memasuki tahap terakhir dari fase Siklus Besar, bangsa Maya menganggap ini adalah periode penting sebelum masa pra-Galatic Synchronization, mereka menamakannya: The Earth Generetion Priod (Periode Regenerasi Bumi). Selama periode ini bumi akan mencapai pemurnian total. Setelah itu, bumi kita akan meninggalkan jangkauan sinar galaksi dan memasuki tahap baru: penyelarasan galaksi.</p>
<p>Pada 21 Desember 2012 akan menjadi hari berakhirnya peradaban umat manusia kali ini, dalam perhitungan kalender Maya. Sesudah itu, umat manusia akan memasuki peradaban baru total yang tidak ada hubungannya sama sekali dengan peradaban sekarang. Pada hari itu, tepatnya musim dingin tiba, matahari akan bergabung lagi dengan titik silang yang terbentuk akibat ekliptika (jalan matahari) dengan ekuator secara total. Saat itulah, matahari tepat berada di tengah-tengah sela sistem galaksi, atau dengan kata lain galaksi terletak di atas bumi, bagaikan membuka sebuah &#8220;Pintu Langit&#8221; saja bagi umat manusia.</p>
<p>Mulai 1992, bumi memasuki apa yang oleh bangsa Maya disebut &#8220;Periode Regenerasi Bumi&#8221;. Pada periode ini, Bumi dimurnikan, termasuk juga hati manusia, (ini hampir mirip ramalan orang Indian Amerika-Utara terhadap orang sekarang ini), subtansi yang tidak baik akan disingkirkan, dan substansi yang baik dan benar akan dipertahankan, akhirnya selaras dengan galaksi (alam semesta), ini adalah singkapan misteri dari gerakan sistem galaksi kita yang diperlihatkan oleh bangsa Maya.</p>
<p>Sejak tahun 1992 sampai 2012 nanti, bagaimana terjadi pemurnian dan bagaimana pula terjadi regenerasi pada bumi kita ini, tidak disebutkan secara del oleh bangsa Maya. Dalam ramalan mereka pun tidak menyinggung tentang apa hal konkret yang memberikan semangat manusia untuk bangkit dari kesadaran dan bagaimana bumi mengalami permurnian, yang ditinggalkan oleh mereka kepada anak cucunya (barangkali tidak tercatat). Lantas, fenomena baru apa yang sudah bisa kita lihat sejak tahun 1992 sampai sekarang yang bisa kita kaitkan dengan ramalan bangsa Maya yang beradab itu?</p>
<p>Mungkin sudah diatur, bahwa kalender Maya tidak hilang dan sejarah manusia, dan harus diuraikan dengan kode oleh manusia sekarang. Namun ia tetap saja harus dilihat, apakah umat manusia yang terpesona oleh konsepsinya yang trerbentuk sesudah kelahiran dapat menembus batas-batas untuk mengingatkan dan memahami kebenaran yang melampoi sistim pengetahuan kita.</p>
<p>Sebenarnya,jika ditinjau dari beberapa penelitian yang telah dilakukan saat ini.Memang pada beberapa dua dasawarsa belakangan ini,bumi sedang mengalami suatu siklus yang dinamakan pembalikan daya magnet kutub.<br />
Pembalikan daya magnet kutub adalah proses yang terjadi pada waktu kutub utara dan kutub selatan saling bertukar posisi. Ketika ini terjadi, untuk beberapa saat medan magnet bumi mencapai Gauss nol, yang berarti bumi pada waktu itu punya daya magnet nol. Ketika ini terjadi bersamaan dengan perbalikan orbit sebelas tahunan kutub matahari, masalah besar akan terjadi.</p>
<p>Menurut perhitungan computer Hyderabad, pembalikan kutub Bumi dan Matahari dapat mengakibatkan masalah besar selain elektronik tidak bekerja dengan semestinya, burung yang bermigrasi kehilangan haluan, dan bermacam macam:<br />
1. Sistem ketahanan tubuh semua hewan dan termasuk manusia akan banyak melemah.<br />
2. Lapisan luar bumi akan mengalami pertambahan gunung berapi, pergerakan tektonik, gempa bumi, dan tanah longsor.<br />
3. Medan magnet Bumi akan melemah dan radiasi alam semesta berasal dari matahari bertambah berlipat ganda mengakibatkan bahaya radiasi seperti kanker dan sebagainya tidak dapat dihindari<br />
4. Benda-benda angkasa akan tertarik masuk ke Bumi<br />
5. Daya gravitasi Bumi akan mengalami perubahan meskipun tidak diketahui bagaimana ia akan berubah</p>
<p>Jika anda menambahkan semua skenario bencana yang mungkin terjadi, anda dapat dengan mudah mengatakan dengan kalimat sederhana ini, Bumi dapat menjadi tempat yang tidak cocok untuk ditinggali peradaban manusia pada 2012 ataupun mereka yang hidup dekat lapisan luar bumi. Hal ini mungkin saja dapat terjadi pada Mars jutaan tahun yang lalu.</p>
<p>Mungkin benar adanya apa yang dikatakan Bangsa Maya mengenai kehancuran perdaban manusia di tahun 2012 esok,hal tersebut tentunya dapat kita lihat dari sifat-sifat manusia zaman sekarang yang tau sendirikan bagaimana moralnya,kelakuan,dll, dan alam-pun kelihatannya semakin tidak bersahabat dengan kita.</p>
<p>Yang lebih menarik lagi kali ini aq coba mengutip pernyataan si Mama Louren (tau kan,peramal yang suka muncul di Tipi itu lo).Kata dia,pada tahun 2012 nanti jumlah penduduk di Indonesia ini tinggal 40%. Lalu ketika ditanya apa penyebabnya,dia menuturkan ,pada tahun itu sebuah bencana besar akan melanda Bumi secara Global,mungkin pada setiap negara nantinya hanya menyisakan 30%-40% kehidupan untuk kembali membangun kehidupan baru.</p>
<p>Ramalan serupa juga diutarakan oleh Beberapa Biksu di Tibet yang terkenal pengan penguasaan clairvoyance-nya yang sangat baik.Mereka mengatakan pada awal tahun 2012 merupakan tahun paling mendebarkan bagi umat manusia di muka Bumi,dimana pada permulaan tahun,beberapa fenomena aneh akan banyak bermunculan.Namun dalam penutupnya,Para Biksu mengatakan Bumi akan terselamatkan oleh sebuah kekuatan besar yang melindungi mereka secara kasat mata,sehingga memungkinkan peradaban manusia tidaklah sepenuhnya musnah.</p>
<p>Nah, percaya atau tidak, terserah kita menyikapi.<br />
Sumber:blogdajjal</p>
<p class="akst_link"><a rel="nofollow" href="http://serumpunbambu.dagdigdug.com/?p=7&amp;akst_action=share-this"  title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_7" class="akst_share_link">Berbagi</a>
</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://serumpunbambu.dagdigdug.com/2009/06/01/ramalan-2012-21-desemeber-2012-jam-11-malam/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>214 Butir Ramalan Jayabhaya</title>
		<link>http://serumpunbambu.dagdigdug.com/2009/06/01/214-butir-ramalan-jayabhaya/</link>
		<comments>http://serumpunbambu.dagdigdug.com/2009/06/01/214-butir-ramalan-jayabhaya/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Jun 2009 05:34:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andreassp</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<category><![CDATA[ramalan jayabhaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://serumpunbambu.dagdigdug.com/2009/06/01/214-butir-ramalan-jayabhaya/</guid>
		<description><![CDATA[Maharaja Jayabhaya adalah raja Kediri yang memerintah sekitar tahun 1135-1157. Nama gelar lengkapnya adalah Sri Maharaja Sang Mapanji Jayabhaya Sri Warmeswara Madhusudana Awataranindita Suhtrisingha Parakrama Uttunggadewa.
Pemerintahan Jayabhaya
Pemerintahan Jayabhaya dianggap sebagai masa kejayaan Kadiri. Peninggalan sejarahnya berupa prasasti Hantang (1135), prasasti Talan (1136), dan prasasti Jepun (1144), serta Kakawin Bharatayuddha (1157).
Pada prasasti Hantang, atau biasa juga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Maharaja Jayabhaya adalah raja Kediri yang memerintah sekitar tahun 1135-1157. Nama gelar lengkapnya adalah Sri Maharaja Sang Mapanji Jayabhaya Sri Warmeswara Madhusudana Awataranindita Suhtrisingha Parakrama Uttunggadewa.</p>
<p>Pemerintahan Jayabhaya</p>
<p>Pemerintahan Jayabhaya dianggap sebagai masa kejayaan Kadiri. Peninggalan sejarahnya berupa prasasti Hantang (1135), prasasti Talan (1136), dan prasasti Jepun (1144), serta Kakawin Bharatayuddha (1157).</p>
<p>Pada prasasti Hantang, atau biasa juga disebut prasasti Ngantang, terdapat semboyan Panjalu Jayati, yang artinya Kadiri menang. Prasasti ini dikeluarkan sebagai piagam pengesahan anugerah untuk penduduk desa Ngantang yang setia pada Kadiri selama perang melawan Janggala.</p>
<p>Dari prasasti tersebut dapat diketahui kalau Jayabhaya adalah raja yang berhasil mengalahkan Janggala dan mempersatukannya kembali dengan Kadiri.</p>
<p>Kemenangan Jayabhaya atas Janggala disimbolkan sebagai kemenangan Pandawa atas Korawa dalam kakawin Bharatayuddha yang digubah oleh Mpu Sedah dan Mpu Panuluh tahun 1157.</p>
<p>Jayabhaya dalam Tradisi Jawa</p>
<p>Nama besar Jayabhaya tercatat dalam ingatan masyarakat Jawa, sehingga namanya muncul dalam kesusastraan Jawa zaman Mataram Islam atau sesudahnya sebagai Prabu Jayabaya. Contoh naskah yang menyinggung tentang Jayabaya adalah Babad Tanah Jawi dan Serat Aji Pamasa.</p>
<p>Dikisahkan Jayabaya adalah titisan Wisnu. Negaranya bernama Widarba yang beribu kota di Mamenang. Ayahnya bernama Gendrayana, putra Yudayana, putra Parikesit, putra Abimanyu, putra Arjuna dari keluarga Pandawa.</p>
<p>Permaisuri Jayabaya bernama Dewi Sara. Lahir darinya Jayaamijaya, Dewi Pramesti, Dewi Pramuni, dan Dewi Sasanti. Jayaamijaya menurunkan raja-raja tanah Jawa, bahkan sampai Majapahit dan Mataram Islam. Sedangkan Pramesti menikah dengan Astradarma raja Yawastina, melahirkan Anglingdarma raja Malawapati.</p>
<p>Jayabaya turun takhta pada usia tua. Ia dikisahkan moksha di desa Menang, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri. Tempat petilasannya tersebut dikeramatkan oleh penduduk setempat dan masih ramai dikunjungi sampai sekarang.</p>
<p>Prabu Jayabaya adalah tokoh yang identik dengan ramalan masa depan Nusantara. Terdapat beberapa naskah yang berisi “Ramalan Joyoboyo”, antara lain Serat Jayabaya Musarar, Serat Pranitiwakya, dan lain sebagainya.</p>
<p>Dikisahkan dalam Serat Jayabaya Musarar, pada suatu hari Jayabaya berguru pada seorang ulama bernama Maolana Ngali Samsujen. Dari ulama tersebut, Jayabaya mendapat gambaran tentang keadaan Pulau Jawa sejak zaman diisi oleh Aji Saka sampai datangnya hari Kiamat.</p>
<p>Dari nama guru Jayabaya di atas dapat diketahui kalau naskah serat tersebut ditulis pada zaman berkembangnya Islam di Pulau Jawa. Tidak diketahui dengan pasti siapa penulis ramalan-ramalan Jayabaya. Sudah menjadi kebiasaan masyarakat saat itu untuk mematuhi ucapan tokoh besar. Maka, si penulis naskah pun mengatakan kalau ramalannya adalah ucapan langsung Prabu Jayabaya, seorang raja besar dari Kadiri.</p>
<p>Tokoh pujangga besar yang juga ahli ramalan dari Surakarta bernama Ranggawarsita sering disebut sebagai penulis naskah-naskah Ramalan Jayabaya. Akan tetapi, Ranggawarsita biasa menyisipkan namanya dalam naskah-naskah tulisannya, sedangkan naskah-naskah Ramalan Jayabaya pada umumnya bersifat anonim.</p>
<p>Ramalan Jayabhaya</p>
<p>Ramalan Jayabaya adalah ramalan dalam tradisi Jawa yang dipercaya ditulis oleh Jayabaya, raja Kerajaan Kediri. Ramalan ini dikenal pada khususnya di kalangan masyarakat Jawa.</p>
<p>Berikut bait-bait ramalan tersebut:</p>
<p>1. Besuk yen wis ana kreta tanpa jaran &#8212; Kelak jika sudah ada kereta tanpa kuda.</p>
<p>2. Tanah Jawa kalungan wesi &#8212; Pulau Jawa berkalung besi.</p>
<p>3. Prahu mlaku ing dhuwur awang-awang &#8212; Perahu berjalan di angkasa.</p>
<p>4. Kali ilang kedhunge &#8212; Sungai kehilangan mata air.</p>
<p>5. Pasar ilang kumandhang &#8212; Pasar kehilangan suara.</p>
<p>6. Iku tandha yen tekane zaman Jayabaya wis cedhak &#8212; Itulah pertanda zaman Jayabaya telah mendekat.</p>
<p>7. Bumi saya suwe saya mengkeret &#8212; Bumi semakin lama semakin mengerut.</p>
<p>8. Sekilan bumi dipajeki &#8212; Sejengkal tanah dikenai pajak.</p>
<p>9. Jaran doyan mangan sambel &#8212; Kuda suka makan sambal.</p>
<p>10. Wong wadon nganggo pakeyan lanang &#8212; Orang perempuan berpakaian lelaki.</p>
<p>11. Iku tandhane yen wong bakal nemoni wolak-waliking zaman&#8212; Itu pertanda orang akan mengalami zaman berbolak-balik</p>
<p>12. Akeh janji ora ditetepi &#8212; Banyak janji tidak ditepati.</p>
<p>13. Akeh wong wani nglanggar sumpahe dhewe&#8212; Banyak orang berani melanggar sumpah sendiri.</p>
<p>* Manungsa padha seneng nyalah&#8212; Orang-orang saling lempar kesalahan.</p>
<p>14. Ora ngendahake hukum Allah&#8212; Tak peduli akan hukum Allah.</p>
<p>15. Barang jahat diangkat-angkat&#8212; Yang jahat dijunjung-junjung.</p>
<p>16. Barang suci dibenci&#8212; Yang suci (justru) dibenci.</p>
<p>17. Akeh manungsa mung ngutamakke dhuwit&#8212; Banyak orang hanya mementingkan uang.</p>
<p>18. Lali kamanungsan&#8212; Lupa jati kemanusiaan.</p>
<p>19. Lali kabecikan&#8212; Lupa hikmah kebaikan.</p>
<p>20. Lali sanak lali kadang&#8212; Lupa sanak lupa saudara.</p>
<p>21. Akeh bapa lali anak&#8212; Banyak ayah lupa anak.</p>
<p>22. Akeh anak wani nglawan ibu&#8212; Banyak anak berani melawan ibu.</p>
<p>23. Nantang bapa&#8212; Menantang ayah.</p>
<p>24. Sedulur padha cidra&#8212; Saudara dan saudara saling khianat.</p>
<p>25. Kulawarga padha curiga&#8212; Keluarga saling curiga.</p>
<p>26. Kanca dadi mungsuh &#8212; Kawan menjadi lawan.</p>
<p>27. Akeh manungsa lali asale &#8212; Banyak orang lupa asal-usul.</p>
<p>28. Ukuman Ratu ora adil &#8212; Hukuman Raja tidak adil</p>
<p>29. Akeh pangkat sing jahat lan ganjil&#8212; Banyak pejabat jahat dan ganjil</p>
<p>30. Akeh kelakuan sing ganjil &#8212; Banyak ulah-tabiat ganjil</p>
<p>31. Wong apik-apik padha kapencil &#8212; Orang yang baik justru tersisih.</p>
<p>32. Akeh wong nyambut gawe apik-apik padha krasa isin &#8212; Banyak orang kerja halal justru merasa malu.</p>
<p>33. Luwih utama ngapusi &#8212; Lebih mengutamakan menipu.</p>
<p>34. Wegah nyambut gawe &#8212; Malas untuk bekerja.</p>
<p>35. Kepingin urip mewah &#8212; Inginnya hidup mewah.</p>
<p>36. Ngumbar nafsu angkara murka, nggedhekake duraka &#8212; Melepas nafsu angkara murka, memupuk durhaka.</p>
<p>37. Wong bener thenger-thenger &#8212; Orang (yang) benar termangu-mangu.</p>
<p>38. Wong salah bungah &#8212; Orang (yang) salah gembira ria.</p>
<p>39. Wong apik ditampik-tampik&#8212; Orang (yang) baik ditolak ditampik (diping-pong).</p>
<p>40. Wong jahat munggah pangkat&#8212; Orang (yang) jahat naik pangkat.</p>
<p>41. Wong agung kasinggung&#8212; Orang (yang) mulia dilecehkan</p>
<p>42. Wong ala kapuja&#8212; Orang (yang) jahat dipuji-puji.</p>
<p>43. Wong wadon ilang kawirangane&#8212; perempuan hilang malu.</p>
<p>44. Wong lanang ilang kaprawirane&#8212; Laki-laki hilang perwira/kejantanan</p>
<p>45. Akeh wong lanang ora duwe bojo&#8212; Banyak laki-laki tak mau beristri.</p>
<p>46. Akeh wong wadon ora setya marang bojone&#8212; Banyak perempuan ingkar pada suami.</p>
<p>47. Akeh ibu padha ngedol anake&#8212; Banyak ibu menjual anak.</p>
<p>48. Akeh wong wadon ngedol awake&#8212; Banyak perempuan menjual diri.</p>
<p>49. Akeh wong ijol bebojo&#8212; Banyak orang tukar istri/suami.</p>
<p>50. Wong wadon nunggang jaran&#8212; Perempuan menunggang kuda.</p>
<p>51. Wong lanang linggih plangki&#8212; Laki-laki naik tandu.</p>
<p>52. Randha seuang loro&#8212; Dua janda harga seuang (Red.: seuang = 8,5 sen).</p>
<p>53. Prawan seaga lima&#8212; Lima perawan lima picis.</p>
<p>54. Dhudha pincang laku sembilan uang&#8212; Duda pincang laku sembilan uang.</p>
<p>55. Akeh wong ngedol ngelmu&#8212; Banyak orang berdagang ilmu.</p>
<p>56. Akeh wong ngaku-aku&#8212; Banyak orang mengaku diri.</p>
<p>57. Njabane putih njerone dhadhu&#8212; Di luar putih di dalam jingga.</p>
<p>58. Ngakune suci, nanging sucine palsu&#8212; Mengaku suci, tapi palsu belaka.</p>
<p>59. Akeh bujuk akeh lojo&#8212; Banyak tipu banyak muslihat.</p>
<p>60. Akeh udan salah mangsa&#8212; Banyak hujan salah musim.</p>
<p>61. Akeh prawan tuwa&#8212; Banyak perawan tua.</p>
<p>62. Akeh randha nglairake anak&#8212; Banyak janda melahirkan bayi.</p>
<p>63. Akeh jabang bayi lahir nggoleki bapakne&#8212; Banyak anak lahir mencari bapaknya.</p>
<p>64. Agama akeh sing nantang&#8212; Agama banyak ditentang.</p>
<p>65. Prikamanungsan saya ilang&#8212; Perikemanusiaan semakin hilang.</p>
<p>66. Omah suci dibenci&#8212; Rumah suci dijauhi.</p>
<p>67. Omah ala saya dipuja&#8212; Rumah maksiat makin dipuja.</p>
<p>68. Wong wadon lacur ing ngendi-endi&#8212; Perempuan lacur dimana-mana.</p>
<p>69. Akeh laknat&#8212; Banyak kutukan</p>
<p>70. Akeh pengkianat&#8212; Banyak pengkhianat.</p>
<p>71. Anak mangan bapak&#8212;Anak makan bapak.</p>
<p>72. Sedulur mangan sedulur&#8212;Saudara makan saudara.</p>
<p>73. Kanca dadi mungsuh&#8212;Kawan menjadi lawan.</p>
<p>74. Guru disatru&#8212;Guru dimusuhi.</p>
<p>75. Tangga padha curiga&#8212;Tetangga saling curiga.</p>
<p>76. Kana-kene saya angkara murka &#8212; Angkara murka semakin menjadi-jadi.</p>
<p>77. Sing weruh kebubuhan&#8212;Barangsiapa tahu terkena beban.</p>
<p>78. Sing ora weruh ketutuh&#8212;Sedang yang tak tahu disalahkan.</p>
<p>79. Besuk yen ana peperangan&#8212;Kelak jika terjadi perang.</p>
<p>80. Teka saka wetan, kulon, kidul lan lor&#8212;Datang dari timur, barat, selatan, dan utara.</p>
<p>81. Akeh wong becik saya sengsara&#8212; Banyak orang baik makin sengsara.</p>
<p>82. Wong jahat saya seneng&#8212; Sedang yang jahat makin bahagia.</p>
<p>83. Wektu iku akeh dhandhang diunekake kuntul&#8212; Ketika itu burung gagak dibilang bangau.</p>
<p>84. Wong salah dianggep bener&#8212;Orang salah dipandang benar.</p>
<p>85. Pengkhianat nikmat&#8212;Pengkhianat nikmat.</p>
<p>86. Durjana saya sempurna&#8212; Durjana semakin sempurna.</p>
<p>87. Wong jahat munggah pangkat&#8212; Orang jahat naik pangkat.</p>
<p>88. Wong lugu kebelenggu&#8212; Orang yang lugu dibelenggu.</p>
<p>89. Wong mulya dikunjara&#8212; Orang yang mulia dipenjara.</p>
<p>90. Sing curang garang&#8212; Yang curang berkuasa.</p>
<p>91. Sing jujur kojur&#8212; Yang jujur sengsara.</p>
<p>92. Pedagang akeh sing keplarang&#8212; Pedagang banyak yang tenggelam.</p>
<p>93. Wong main akeh sing ndadi&#8212;Penjudi banyak merajalela.</p>
<p>94. Akeh barang haram&#8212;Banyak barang haram.</p>
<p>95. Akeh anak haram&#8212;Banyak anak haram.</p>
<p>96. Wong wadon nglamar wong lanang&#8212;Perempuan melamar laki-laki.</p>
<p>97. Wong lanang ngasorake drajate dhewe&#8212;Laki-laki memperhina derajat sendiri.</p>
<p>98. Akeh barang-barang mlebu luang&#8212;Banyak barang terbuang-buang.</p>
<p>99. Akeh wong kaliren lan wuda&#8212;Banyak orang lapar dan telanjang.</p>
<p>100. Wong tuku ngglenik sing dodol&#8212;Pembeli membujuk penjual.</p>
<p>101. Sing dodol akal okol&#8212;Si penjual bermain siasat.</p>
<p>102. Wong golek pangan kaya gabah diinteri&#8212;Mencari rizki ibarat gabah ditampi.</p>
<p>103. Sing kebat kliwat&#8212;Yang tangkas lepas.</p>
<p>104. Sing telah sambat&#8212;Yang terlanjur menggerutu.</p>
<p>105. Sing gedhe kesasar&#8212;Yang besar tersasar.</p>
<p>106. Sing cilik kepleset&#8212;Yang kecil terpeleset.</p>
<p>107. Sing anggak ketunggak&#8212;Yang congkak terbentur.</p>
<p>108. Sing wedi mati&#8212;Yang takut mati.</p>
<p>109. Sing nekat mbrekat&#8212;Yang nekat mendapat berkat.</p>
<p>110. Sing jerih ketindhih&#8212;Yang hati kecil tertindih</p>
<p>111. Sing ngawur makmur&#8212;Yang ngawur makmur</p>
<p>112. Sing ngati-ati ngrintih&#8212;Yang berhati-hati merintih.</p>
<p>113. Sing ngedan keduman&#8212;Yang main gila menerima bagian.</p>
<p>114. Sing waras nggagas&#8212;Yang sehat pikiran berpikir.</p>
<p>115. Wong tani ditaleni&#8212;Orang (yang) bertani diikat.</p>
<p>116. Wong dora ura-ura&#8212;Orang (yang) bohong berdendang.</p>
<p>117. Ratu ora netepi janji, musna panguwasane&#8212;Raja ingkar janji, hilang wibawanya.</p>
<p>118. Bupati dadi rakyat&#8212;Pegawai tinggi menjadi rakyat.</p>
<p>119. Wong cilik dadi priyayi&#8212;Rakyat kecil jadi priyayi.</p>
<p>120. Sing mendele dadi gedhe&#8212;Yang curang jadi besar.</p>
<p>121. Sing jujur kojur&#8212;Yang jujur celaka.</p>
<p>122. Akeh omah ing ndhuwur jaran&#8212;Banyak rumah di punggung kuda.</p>
<p>123. Wong mangan wong&#8212;Orang makan sesamanya.</p>
<p>124. Anak lali bapak&#8212;Anak lupa bapa.</p>
<p>125. Wong tuwa lali tuwane&#8212;Orang tua lupa ketuaan mereka.</p>
<p>126. Pedagang adol barang saya laris&#8212;Jualan pedagang semakin laris.</p>
<p>127. Bandhane saya ludhes&#8212;Namun harta mereka makin habis.</p>
<p>128. Akeh wong mati kaliren ing sisihe pangan&#8212;Banyak orang mati lapar di samping makanan.</p>
<p>129. Akeh wong nyekel bandha nanging uripe sangsara&#8212;Banyak orang berharta tapi hidup sengsara.</p>
<p>130. Sing edan bisa dandan&#8212;Yang gila bisa bersolek.</p>
<p>131. Sing bengkong bisa nggalang gedhong&#8212;Si bengkok membangun mahligai.</p>
<p>132. Wong waras lan adil uripe nggrantes lan kepencil&#8212;Yang waras dan adil hidup merana dan tersisih.</p>
<p>133. Ana peperangan ing njero&#8212;Terjadi perang di dalam.</p>
<p>134. Timbul amarga para pangkat akeh sing padha salah paham&#8212;Terjadi karena para pembesar banyak salah faham.</p>
<p>135. Durjana saya ngambra-ambra&#8212;Kejahatan makin merajalela.</p>
<p>136. Penjahat saya tambah&#8212;Penjahat makin banyak.</p>
<p>137. Wong apik saya sengsara&#8212;Yang baik makin sengsara.</p>
<p>138. Akeh wong mati jalaran saka peperangan&#8212;Banyak orang mati karena perang.</p>
<p>139. Kebingungan lan kobongan&#8212;Karena bingung dan kebakaran.</p>
<p>140. Wong bener saya thenger-thenger&#8212;Si benar makin tertegun.</p>
<p>141. Wong salah saya bungah-bungah&#8212;Si salah makin sorak sorai.</p>
<p>142. Akeh bandha musna ora karuan lungane&#8212;Akeh pangkat lan drajat pada minggat ora karuan sababe Banyak harta hilang entah ke mana, Banyak pangkat dan derajat lenyap entah mengapa.</p>
<p>143. Akeh barang-barang haram, akeh bocah haram&#8212;Banyak barang haram, banyak anak haram.</p>
<p>144. Bejane sing lali, bejane sing eling&#8212;Beruntunglah si lupa, beruntunglah si sadar.</p>
<p>145. Nanging sauntung-untunge sing lali&#8212;Tapi betapapun beruntung si lupa.</p>
<p>146. Isih untung sing waspada&#8212;Masih lebih beruntung si waspada.</p>
<p>147. Angkara murka saya ndadi&#8212;Angkara murka semakin menjadi.</p>
<p>148. Kana-kene saya bingung&#8212;Di sana-sini makin bingung.</p>
<p>149. Pedagang akeh alangane&#8212;Pedagang banyak rintangan.</p>
<p>150. Akeh buruh nantang juragan&#8212;Banyak buruh melawan majikan.</p>
<p>151. Juragan dadi umpan&#8212;Majikan menjadi umpan.</p>
<p>152. Sing suwarane seru oleh pengaruh&#8212;Yang bersuara tinggi mendapat pengaruh.</p>
<p>153. Wong pinter diingar-ingar&#8212;Si pandai direcoki.</p>
<p>154. Wong ala diuja&#8212;Si jahat dimanjakan.</p>
<p>155. Wong ngerti mangan ati&#8212;Orang yang mengerti makan hati.</p>
<p>156. Bandha dadi memala&#8212;Hartabenda menjadi penyakit</p>
<p>157. Pangkat dadi pemikat&#8212;Pangkat menjadi pemukau.</p>
<p>158. Sing sawenang-wenang rumangsa menang &#8212; Yang sewenang-wenang merasa menang</p>
<p>159. Sing ngalah rumangsa kabeh salah&#8212;Yang mengalah merasa serba salah.</p>
<p>160. Ana Bupati saka wong sing asor imane&#8212;Ada raja berasal orang beriman rendah.</p>
<p>161. Patihe kepala judhi&#8212;Maha menterinya benggol judi</p>
<p>162. Wong sing atine suci dibenci&#8212;Yang berhati suci dibenci</p>
<p>163. Wong sing jahat lan pinter jilat saya derajat&#8212;Yang jahat dan pandai menjilat makin kuasa.</p>
<p>164. Pemerasan saya ndadra&#8212;Pemerasan merajalela.</p>
<p>165. Maling lungguh wetenge mblenduk &#8212; Pencuri duduk berperut gendut.</p>
<p>166. Pitik angrem saduwure pikulan&#8212;Ayam mengeram di atas pikulan.</p>
<p>167. Maling wani nantang sing duwe omah&#8212;Pencuri menantang si empunya rumah.</p>
<p>168. Begal pada ndhugal&#8212;Penyamun semakin kurang ajar.</p>
<p>169. Rampok padha keplok-keplok&#8212;Perampok semua bersorak-sorai.</p>
<p>170. Wong momong mitenah sing diemong&#8212;Si pengasuh memfitnah yang diasuh</p>
<p>171. Wong jaga nyolong sing dijaga&#8212;Si penjaga mencuri yang dijaga.</p>
<p>172. Wong njamin njaluk dijamin&#8212;Si penjamin minta dijamin.</p>
<p>173. Akeh wong mendem donga&#8212;Banyak orang mabuk doa.</p>
<p>174. Kana-kene rebutan unggul&#8212;Di mana-mana berebut menang.</p>
<p>175. Angkara murka ngombro-ombro&#8212;Angkara murka menjadi-jadi.</p>
<p>176. Agama ditantang&#8212;Agama ditantang.</p>
<p>177. Akeh wong angkara murka&#8212;Banyak orang angkara murka.</p>
<p>178. Nggedhekake duraka&#8212;Membesar-besarkan durhaka.</p>
<p>179. Ukum agama dilanggar&#8212;Hukum agama dilanggar.</p>
<p>180. Prikamanungsan di-iles-iles&#8212;Perikemanusiaan diinjak-injak.</p>
<p>181. Kasusilan ditinggal&#8212;Tata susila diabaikan</p>
<p>182. Akeh wong edan, jahat lan kelangan akal budi&#8212;Banyak orang gila, jahat dan hilang akal budi.</p>
<p>183. Wong cilik akeh sing kepencil&#8212;Rakyat kecil banyak tersingkir.</p>
<p>184. Amarga dadi korbane si jahat sing jajil&#8212;Karena menjadi kurban si jahat si laknat.</p>
<p>185. Banjur ana Ratu duwe pengaruh lan duwe prajurit&#8212;Lalu datang Raja berpengaruh dan berprajurit.</p>
<p>186. Lan duwe prajurit&#8212;Dan punya prajurit.</p>
<p>187. Negarane ambane saprawolon&#8212;Lebar negeri seperdelapan dunia.</p>
<p>188. Tukang mangan suap saya ndadra&#8212;Pemakan suap semakin merajalela.</p>
<p>189. Wong jahat ditampa&#8212;Orang jahat diterima.</p>
<p>190. Wong suci dibenci&#8212;Orang suci dibenci.</p>
<p>191. Timah dianggep perak&#8212;Timah dianggap perak.</p>
<p>192. Emas diarani tembaga&#8212;Emas dibilang tembaga</p>
<p>193. Dandang dikandakake kuntul&#8212;Gagak disebut bangau.</p>
<p>194. Wong dosa sentosa&#8212;Orang berdosa sentosa.</p>
<p>195. Wong cilik disalahake&#8212;Rakyat jelata dipersalahkan.</p>
<p>196. Wong nganggur kesungkur&#8212;Si penganggur tersungkur.</p>
<p>197. Wong sregep krungkep&#8212;Si tekun terjerembab.</p>
<p>198. Wong nyengit kesengit&#8212;Orang busuk hati dibenci.</p>
<p>199. Buruh mangluh&#8212;Buruh menangis.</p>
<p>200. Wong sugih krasa wedi&#8212;Orang kaya ketakutan.</p>
<p>201. Wong wedi dadi priyayi&#8212;Orang takut jadi priyayi.</p>
<p>202. Senenge wong jahat&#8212;Berbahagialah si jahat.</p>
<p>203. Susahe wong cilik&#8212;Bersusahlah rakyat kecil.</p>
<p>204. Akeh wong dakwa dinakwa&#8212;Banyak orang saling tuduh.</p>
<p>205. Tindake manungsa saya kuciwa&#8212;Ulah manusia semakin tercela.</p>
<p>206. Ratu karo Ratu pada rembugan negara endi sing dipilih lan disenengi&#8212;Para raja berunding negeri mana yang dipilih dan disukai.</p>
<p>207. Wong Jawa kari separo&#8212;Orang Jawa tinggal separo.</p>
<p>208. Landa-Cina kari sejodho &#8212; Belanda-Cina tinggal sepasang.</p>
<p>209. Akeh wong ijir, akeh wong cethil&#8212;Banyak orang kikir, banyak orang bakhil.</p>
<p>210. Sing eman ora keduman&#8212;Si hemat tidak mendapat bagian.</p>
<p>211. Sing keduman ora eman&#8212;Yang mendapat bagian tidak berhemat.</p>
<p>212. Akeh wong mbambung&#8212;Banyak orang berulah dungu.</p>
<p>213. Akeh wong limbung&#8212;Banyak orang limbung.</p>
<p>214. Selot-selote mbesuk wolak-waliking zaman teka&#8212;Lambat-laun datanglah kelak terbaliknya zaman.</p>
<p>Begitulah ramalannya, percaya atau tidak itu terserah kita menyikapi. Yang terpenting kita harus intropeksi, jangan menambah kerusakan dimuka bumi ini.</p>
<p>Yang jelas semua ramalan itu semuanya telah terbukti pada zaman ini.</p>
<p class="akst_link"><a rel="nofollow" href="http://serumpunbambu.dagdigdug.com/?p=6&amp;akst_action=share-this"  title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_6" class="akst_share_link">Berbagi</a>
</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://serumpunbambu.dagdigdug.com/2009/06/01/214-butir-ramalan-jayabhaya/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Mendulang Emas Dengan Becak</title>
		<link>http://serumpunbambu.dagdigdug.com/2009/05/28/mendulang-emas-dengan-becak/</link>
		<comments>http://serumpunbambu.dagdigdug.com/2009/05/28/mendulang-emas-dengan-becak/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 May 2009 06:31:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andreassp</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<category><![CDATA[becak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://serumpunbambu.dagdigdug.com/2009/05/28/mendulang-emas-dengan-becak/</guid>
		<description><![CDATA[Anda tahu becak? Angkutan manual tradisional Indonesia.
Bangsa Indonesia adalah bangsa yang berkembang, sampai saat ini mungkin di kota besar becak mulai di hilangkan. Tapi tidak di kota ku.
Aku tinggal di Kaliwungu-Kendal Jawa Tengah. Becak adalah angkutan tradisional yang sampai saat ini masih banyak orang yang menggunakannya. Karena jika angkot didaerahku hanya ada di siang hari, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Anda tahu becak? Angkutan manual tradisional Indonesia.<br />
Bangsa Indonesia adalah bangsa yang berkembang, sampai saat ini mungkin di kota besar becak mulai di hilangkan. Tapi tidak di kota ku.</p>
<p>Aku tinggal di Kaliwungu-Kendal Jawa Tengah. Becak adalah angkutan tradisional yang sampai saat ini masih banyak orang yang menggunakannya. Karena jika angkot didaerahku hanya ada di siang hari, sedangkan malam hari adalah hanya ada dua angkutan, ojek dan becak.</p>
<p>Betapa beratnya jadi tukang becak, dengan maksimal tiga orang penumpang ia harus mengayun kedua pedalnya sejauh puluhan kilometer. Keringat dan panas teriknya matahari ia terima demi hidup keluarganya. Anaknya yang sekolah dengan biaya makin mahal, harga beras dan harga kebutuhan pokok lainnya yang semakin mahal, menambah panjang penderitaan dalam hidupnya. Tak jarang ia harus menginap di jalanan sambil menunggu penumpang.</p>
<p>Suatu pilihan hidup yang tidak bisa ditolak, menolaknya berarti keluarganya tidak makan. Menerimanya dengan lapang dada walaupun tubuhnya makin lama makin renta. Dalam lubuk hatinya ia berdoa selalu agar anaknya jangan jadi tukang becak, tapi jadi orang yang berbudi luhur dan dapat memberi nafkah kepadanya jika ia tidak mampu lagi untuk bekerja dan mengayun kedua pedal emasnya.</p>
<p>Bersyukurlah anda jika anda mungkin terlahir jadi anak orang kaya, tidak perlu berkeringat untuk meraih sesuatu.</p>
<p>Dalam keringat yang bercucuran ia berharap pada takdir untuk berubah dari keadaanya. Tapi ini Indonesia, siapa yang perduli pada tukang becak, dikota besar dimusnahkan, becak yang harganya 1 jutaan itu diangkut dengan kasar layaknya penjahat. Lalu dibakar dan dimusnahkan, tukang becak yang dalam pikirannya hanya memberi makan anak istrinya ditangkap seperti pencuri. Apakah mereka (satpol pp) tidak merasa bahwa mereka diberi gaji dari tukang becak yang bayar pajak tanah pada negara?</p>
<p>Sedangkan koruptor dan penjahat yang harusnya dihukum berat hanya dilepaskan begitu saja, bahkan penjara dijadikan hotel bagi mereka.</p>
<p>Kami butuh makan pak? untuk makan kami susah, ingin bekerja di pabrik tidak punya ijasah, yang punya ijasah pun harus membayar jutaan rupiah untuk dapat bekerja, entah di perusahaan swasta ataupun instansi pemerintah, apalagi jadi pns yang harus membayar puluhan juta.</p>
<p>Kami rakyat kecil, di otak kami hanya ingin kami bisa makan, tidak muluk-muluk, tidak seperti anda yang mungkin mengeruk jutaan uang negara untuk kekayaan pribadi anda.</p>
<p>Kalau anda wakil kami disana, usahakan kami bisa cari makan dengan mudah, harga kebutuhan pokok tidak mahal, dan harga biaya sekolah serta rumah sakit juga tidak mahal.</p>
<p>Tulisan ini adalah untuk bapakku, aku diberi makan dari jerih payahnya mengayun becak, aku sekolah dibiayai dari becaknya, kalau dihitung-hitung, uang untuk menyekolahkan aku dan memberi makan keluarga bisa untuk membeli emas bergram-gram.</p>
<p class="akst_link"><a rel="nofollow" href="http://serumpunbambu.dagdigdug.com/?p=5&amp;akst_action=share-this"  title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_5" class="akst_share_link">Berbagi</a>
</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://serumpunbambu.dagdigdug.com/2009/05/28/mendulang-emas-dengan-becak/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Menyulap Batu Sungai Menjadi Emas</title>
		<link>http://serumpunbambu.dagdigdug.com/2009/05/28/menyulap-batu-sungai-menjadi-emas/</link>
		<comments>http://serumpunbambu.dagdigdug.com/2009/05/28/menyulap-batu-sungai-menjadi-emas/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 May 2009 06:10:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andreassp</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://serumpunbambu.dagdigdug.com/2009/05/28/menyulap-batu-sungai-menjadi-emas/</guid>
		<description><![CDATA[Anda tahu batu sungai? Sekilas orang hanya memandang rendah dan menyepelekan batu tersebut. Padahal dibalik itu ada kekuatan besar dibalik batu tersebut, kekuatan itu dapat membuat bangunan dan gedung -gedung menjadi kuat, serta membuat orang dapat berjalan di jalan aspal dengan nyaman, itulah batu kali. Namun semua batu kali itu haruslah di hancurkan kecil-kecil menjadi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Anda tahu batu sungai? Sekilas orang hanya memandang rendah dan menyepelekan batu tersebut. Padahal dibalik itu ada kekuatan besar dibalik batu tersebut, kekuatan itu dapat membuat bangunan dan gedung -gedung menjadi kuat, serta membuat orang dapat berjalan di jalan aspal dengan nyaman, itulah batu kali. Namun semua batu kali itu haruslah di hancurkan kecil-kecil menjadi koral atau krecak. Dengan koral atau krecak itulah beton dan cor dibuat.</p>
<p>Anda mungkin tidak percaya, bahwa sang pembuat krecak tersebutlah yang dapat menyulap batu sungai tersebut menjadi emas. Kenapa bisa? Batu kali didapatnya gratis di negeri ini, kalau anda di perkotaan memang tak ada batu sungai, ada mungkin sedikit. Namun jika anda berkenan berjalan-jalan di pedesaan, terutama di daerah perbukitan, lereng gunung, batu sungai dapat dirubah menjadi emas. Bagaimana caranya?</p>
<p>Anda harus bekerja keras memecahkan batu yang besar menjadi kecil-kecil yang disebut koral, kemudian setelah banyak dan menjadi satu bak truk, anda tinggal menawarkan kepada pembeli, atau toko -toko bangunan. Kemudian dari kerja keras anda tersebut anda dapat meraih uang sekitar 1 jutaan untuk setiap truknya. Bayangkan jika anda dapat membuat krecak 100 truk, anda dapat menghitung sendiri hasilnya. Nah ..dari hasil itulah sulapan itu, jika anda menginginkan emas&#8230;., anda tinggal pergi ke toko emas. Dan jadilah emas&#8230;.</p>
<p class="akst_link"><a rel="nofollow" href="http://serumpunbambu.dagdigdug.com/?p=4&amp;akst_action=share-this"  title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_4" class="akst_share_link">Berbagi</a>
</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://serumpunbambu.dagdigdug.com/2009/05/28/menyulap-batu-sungai-menjadi-emas/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Besiku Permataku</title>
		<link>http://serumpunbambu.dagdigdug.com/2009/05/28/besiku-permataku/</link>
		<comments>http://serumpunbambu.dagdigdug.com/2009/05/28/besiku-permataku/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 May 2009 06:03:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andreassp</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<category><![CDATA[besiku permataku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://serumpunbambu.dagdigdug.com/2009/05/28/besiku-permataku/</guid>
		<description><![CDATA[Ini adalah kisah paling suram dalam hidupku, aku pernah dalam suatu masa, anak istriku dirumah butuh makanan dan minuman, sedangkan aku berjalan menyusuri jalan setapak seiring dengan tatapan mataku kosong. Anganku melayang tentang masa depan yang tiada pernah dapat aku bayangkan betapa suramnya. Sambil membawa ijasah stm ku yang menurut orang tuaku sudah sangat tinggi, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ini adalah kisah paling suram dalam hidupku, aku pernah dalam suatu masa, anak istriku dirumah butuh makanan dan minuman, sedangkan aku berjalan menyusuri jalan setapak seiring dengan tatapan mataku kosong. Anganku melayang tentang masa depan yang tiada pernah dapat aku bayangkan betapa suramnya. Sambil membawa ijasah stm ku yang menurut orang tuaku sudah sangat tinggi, kucoba untuk untuk menawarkan jasa dari pabrik ke pabrik, dari pabrik kecil sampai pabrik besar di Semarang hampir semua sudah ku datangi, tiada satupun pabrik yang mau menolongku dan mau menerima, bahkan sistim kontrak yang selama ini dibenci para pekerja Indonesia pun tidak bisa menerimaku.</p>
<p>Akhirnya akupun mengambil sebuah palu, kubawa menyusuri jalan raya, tiap pohon yang bekas dipasang spanduk dan iklan kuperiksa, dengan harapan aku dapat besi ataupun paku, yang akan kukumpulkan dan kujual dengan harga Rp 1500 per kilonya. Kadang aku dapatkan pakunya, kadang juga sepanjang 1 km tak ada satupun paku yang nampak, kemudian kulihat pinggiran jalan raya, tiap bekas baut, mur ataupun rontokan besi ku ambil dan kukumpulkan. Tiap langkah aku kecam negeri ini, mengapa bisa negeri besar seperti Indonesia menjadi terpuruk dan rakyatnya banyak yang tidak mendapatkan pekerjaan yang layak. Apa yang dilihat dan dipikirkan para pembesar negeri ini, berapa banyak tiap tahun yang lulus sekolah dan tidak mendapatkan pekerjaan? Apakah mereka memikirkan perutnya sendiri, tanpa memikirkan nasib putra-putra bangsa yang saat belum mendapatkan pekerjaan yang layak, yang mereka lakukan hanya korupsi, kolusi, dan mempersulit rakyat kecil dengan segudang peraturan yang semakin membuat rakyatnya menjadi makin sengsara. Surat -surat penting seperti ktp, sim, dan pajak motor pun dipersulit dengan seribu alasan yang ujungnya minta uang. Mau jadi apa negeri ini.</p>
<p>Tapi akhirnya Tuhan berkenan mengabulkan doaku, akhirnya pabrik yang sangat besar, dan terbesar di Kaliwungu -Kendal saat ini telah menerimaku menjadi karyawan tetap. Terima kasih Tuhan, aku bersyukur kepadamu dengan apa yang kau berikan saat ini, meski uang yang kudapat hanya dapat untuk makan sebulan, tapi aku akan mempergunakannya dengan sebaik-baiknya.</p>
<p class="akst_link"><a rel="nofollow" href="http://serumpunbambu.dagdigdug.com/?p=3&amp;akst_action=share-this"  title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_3" class="akst_share_link">Berbagi</a>
</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://serumpunbambu.dagdigdug.com/2009/05/28/besiku-permataku/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Segenggam Nyawa Diantara Setumpuk Jerami</title>
		<link>http://serumpunbambu.dagdigdug.com/2009/05/28/hello-world/</link>
		<comments>http://serumpunbambu.dagdigdug.com/2009/05/28/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 May 2009 18:10:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andreassp</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Aku adalah anak tunggal, orang tuaku adalah seperti warga desa pada umumnya. Ibuku hanyalah buruh tani, sedangkan bapakku adalah kuli penggilingan padi. Dari kecil ayahku bekerja keras untuk menghidupi satu anak yaitu aku dan ibuku. Sedangkan ibuku hanya bisa membantu ayahku dengan bekerja di sawah pada musim tandur/tanam padi. Itupun sawah orang lain yang mempekerjakan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Aku adalah anak tunggal, orang tuaku adalah seperti warga desa pada umumnya. Ibuku hanyalah buruh tani, sedangkan bapakku adalah kuli penggilingan padi. Dari kecil ayahku bekerja keras untuk menghidupi satu anak yaitu aku dan ibuku. Sedangkan ibuku hanya bisa membantu ayahku dengan bekerja di sawah pada musim tandur/tanam padi. Itupun sawah orang lain yang mempekerjakan ibuku sebagai buruh pada musim tanam.</p>
<p>Dan bilamana pada musim panen tiba, ibuku berjalan berpuluh-puluh kilo untuk mencari sisa-sisa butir padi diantara setumpuk jerami. Semua hanya untuk bisa makan dan mencukupi kebutuhan hidup sehari-harinya. Panas teriknya matahari tidak dihiraukannya. Hujan dan keringat yang bercucuran tidak menggoyahkan semangatnya untuk mencari butir padi demi segenggam nyawa, yaitu aku. Darah yang diteteskan untuk luka di kakinya yang tergores akibat lancipnya tanah persawahan yang keras pun dianggapnya sebagai angin lalu. Semua dikorbankan untuk bertahan hidup di negeri Indonesia ini.</p>
<p>Semua dijalani selama hampir setengah abad, hingga saat ini, detik ini, setiap musim panen tiba ibuku mengambil sebuah kayu yang panjangnya setengah meter, satu sak kosong, kemudian bersama - sama ibu - ibu yang lain berjalan berpuluh-puluh meter untuk mencari sisa butir padi di antara tumpukan jerami. Hanya itu alat kerjanya, setengah meter kayu ringan dan satu sak kosong.</p>
<p>Sedangkan aku hanya bisa melamun tak tahu harus bagaimana, di usianya yang makin renta masih bersemangat untuk mencari bulir padi. Aku sendiri untuk mencukupi kebutuhan anak istriku sangat pas-pasan. Aku masih belum bisa membalas jasa-jasa ibu. Aku juga belum bisa membuat rumah kecil nan layak untuk mereka. Tapi aku akan terus berusaha hingga titik darah terakhir. Untuk berubah dari keadaanku saat ini menuju kesejahteraan yang kuharapkan. Dan juga untuk membalas budi ibuku. Sampai saat ini aku hanya bisa menghargainya, belum bisa membalasnya, apalagi menafkahinya.</p>
<p>Inilah kehidupan warga desa pada umumnya, mencari bulir padi pada musim panen, demi untuk makan keluarganya.</p>
<p>Negeri Indonesia. Negeri yang luas dan subur. Negeri yang punya sumber alam yang besar.<br />
Negeri yang katanya gemah ripah loh jinawi, tetapi menyimpan banyak teka-teki, mengapa bisa negeri ini terpuruk dalam kondisi yang semakin memburuk. Mengapa semakin hari semakin banyak yang korupsi, dan makin hari banyak yang menyalah gunakan wewenang demi uang dan kepentingan pribadi. Semakin hari juga banyak bertambah warga miskin, bukan makin berkurang. Dan harga-harga juga semakin naik, bbm juga naik, bahkan krupuk dan tahu tempe makanan keseharian pun naik, sedangkan pendapatan makin sulit karena pabrik-pabrik banyak yang gulung tikar. Dan transportasi juga tak mau ketinggalan naik pula, rumah sakit&#8230;..orang miskin dilarang sakit? Biaya sekolah?<br />
Siapa yang perduli bangsa ini kalau bukan kita sebagai warga negara. Merubah nasib suatu negeri adalah dari tiap-tiap lingkup diri sendiri. Mulailah dari diri kita sendiri.</p>
<p class="akst_link"><a rel="nofollow" href="http://serumpunbambu.dagdigdug.com/?p=1&amp;akst_action=share-this"  title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_1" class="akst_share_link">Berbagi</a>
</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://serumpunbambu.dagdigdug.com/2009/05/28/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
